Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Pemain Sepak Bola yang meninggal di Lapangan

Written By Unknown on Minggu, 07 April 2013 | 07.10

1. Phil O’Donnell


Kapten tim Motherwell (Skotlandia), 35 tahun, meninggal dunia setelah pingsan saat memperkuat timnya menghadap Dundee United dalam laga di kompetisi Liga Primer Skotlandia, Sabtu 29 Desember 2007 malam di Fir Park.

2. Antonio Puerta


Bek Sevilla, 22 tahun, meninggal tiga hari sesudah (sempat) pingsan dalam laga La Liga melawan Getafe, Sabtu, 25 Agustus 2007.

3. Chaswe Nsofwa


27 tahun, mantan striker Zambia, pingsan dan meninggal ketika mengikuti sesi latihan bersama klubnya, Hapoel Beersheba (Israel). Saat itu suhu udara mencapai 40 derajat Celcius.

4. Hugo Cunha


Gelandang Uniao Leiria (Portugal), 28 tahun, Juni 2005.

5. Miklos Feher


24 tahun, pemain asal Hungaria meninggal pada Januari 2004 saat memperkuat klubnya, Benfica bertanding melawan Vitoria Guimaraes.

6. Marc-Vivien Foe


28 tahun, meninggal di lapangan saat laga Kameruin vs Kolumbia, Juni 2003.

7. Eri Irianto


26 tahun, pemain Persebaya Surabaya, meninggal dunia, diduga akibat gagal jantung, pada 3 April 2000 di RSUD dr Soetomo, beberapa jam setelah bertanding melawan PSIM Yogyakarta.
07.10 | 0 komentar

Kisah Nomor Punggung pemain Sepak Bola


1. Ivan Luis Zamorano 1+8 (Inter Milan)


Ivan Zamorano selalu menggunakan nomor punggung kesayangannya yaitu 9. tapi semua berubah ketika Luiz Nazario De lima Ronaldo atau Luiz Ronaldo datang dari barcelona, pasalnya Ronaldo hanya mau menggunakan nomor punggung 9 juga seperti di timnas brazil, akhirnya Ivan memberikan nomor punggung 9 kepada Ronaldo dan dia menggunakan nomor 18, tapi dia tidak kehabisan akal, dia menambahkan tanda plus "+" di antara angka 1 dan 8 sehingga jika di jumlah menjadi 9.

2. Gabriel Omar Batistuta 18 (As Roma)


Kasus Batigol sapaan akrab Batistuta sama dengan Ivan Zamorano, ketika Batistuta datang ke As roma dia menginginkan nomor punggung 9, tapi nomor 9 sudah ada yang punya, yaitu montella. Sempat terjadi perselisihan antara kedua pemain itu sampai bahkan Francesco Totti sang kapten menawarkan nomor punggungnya yaitu 10 kepada kedua pemain itu, tapi mereka menolak. Akhirnya Batistuta mengambil langkah bijaksana dengan memilih nomor 18 yang jika di jumlahkan nomor 1 dan 8 menjadi 9.

3. Lupatelli 10 (Chievo)


Biasanya rata-rata nomor punggung seorang kiper adalah 1 atau 12 ke atas, tapi tidak dengan kiper berkepala botak ini, dia memakai nomor punggung 10 yang biasanya di pakai oleh seorang penyerang atau gelandang.

4. Franco Baresi 6 (AC Milan)


Coba agan cari di AC Milan siapa yang bernomor punggung 6. Tidak bakal ketemu karena nomor 6 sudah di keramatkan atau di abadikan untuk franco Baresi, pemain yang memiliki loyalitas terhadap klub yang tinggi sehingga nomornya di abadikan dan tidak boleh di pakai oleh pemain lain.

5. Paolo Maldini 3 (AC Milan)


Sama dengan Baresi, nomor punggung 3 milik Paolo maldini tidak boleh di berikan kepada pemain lain, itu untuk menghormati Maldini yang setia kepada AC Milan, bahkan jumlah penampilan Maldini lebih banyak dari Baresi.

6. Marc Vivien foe 23 (Manchester City)


Lagi-lagi nomor yang di keramatkan, tapi ini berbeda dengan paolo Maldini ataupun Franco Baresi, nomor 23 di abadikan untuk menghormati Marc Vivien Foe yang meninggal di lapangan ketika bertanding membela negaranya.

7. Gianluigi Buffon 88 (Juventus)


Tahukan agan kalo Gianluigi Buffon pernah memakai nomor punggung 88 yang kontroversial di Juventus? di sebut kontroversial karena dalam abjad huruf kedelapan adalah huruf "H" jadi jika di gabung menjadi HH, singkatan dari Hail Hitler.
07.04 | 0 komentar

Pemain Sepakbola dengan Freekick Terbaik

Written By Unknown on Jumat, 22 Maret 2013 | 06.47


1. David Beckham


Mempunyai tendangan bebas yang sangat akurat dan melengkung, disebut-sebut Beckham lah penendang free kick terbaik didunia saat ini. Rahasia dibalik tendangan yang begitu akurat dan melengkung terletak pada posisi saat mengambil tendangan tersebut yang amatlah miring. Kemiringinan tubuh becks sangatlah extrem sehingga rentan akan cedera.


2. Alessandro Del Pierro


Alessandro Del Piero mempunyai insting mencetak gol yang tinggi, selain itu Del piero juga mempunyai akurasi dan teknik free kick yang sangat baik.


3. Roberto Carlos


 
Carlos mempunya tendangan dengan kecepatan lebih dari 169 km/jam, sehingga sering sekali mencetak gol dari jarak yang jauh, selain itu Carlos juga mempunyai keistimewaan lain. Dapat menghasil kan free kick yang sangat melngkung dan juga keras!


4. Andrea Pirlo


 
Mempunyai ball potition yang sangat baik, dan tendangan Pirlo tidak kencang tetapi sangatlah terarah hal tersebut yang menjadi kunci dari free kick mematikan dari Pirlo.


5. Cristiano Ronaldo


 
Mempunyai tendangan bebas yang sulit di jangkau oleh kiper, menukik dan kencang. Konon Ronaldo menemukan free kick gaya ini karena terinspirasi oleh pergerakan bola ping pong.


6. Juninho Pernambucano


 
Juninho, bernama asli Antônio Augusto Ribeiro Reis Junior, dikenal dengan Juninho Pernambucano (lahir 30 Januari, 1975 di Recife) adalah gelandang Brasil yang bertinggi badan 179 cm serta 40 kali tampil dan mencetak 4 gol per 1 Juli 2006 . Ia bermain untuk Olympique Lyonnais dan mengantarkan klub tersebut juara 7 kali berturur-turut Ligue 1 bersama teman-temannya di klub tersebut. Di Piala Dunia 2006 ia mencetak 1 gol saat Brazil menang 4-1 atas Jepang.


7. Steven Gerrard


 
Steven George Gerrard (lahir di Whiston, Inggris, 30 Mei 1980, umur 29 tahun) adalah seorang pemain sepak bola asal Inggris dan bermain di klub Liverpool. Dia memiliki tendangan bebas yang keras dan cenderung lurus ke arah gawang lawan. Gaya tendangan bebasnya ini mirip dengan gaya tendangan bebasnya Frank Lampard.
06.47 | 0 komentar

Pemain Bola Tertinggi


1. Kristof van Hout – 208 cm

Pemain Bola Paling Tinggi
 
Penjaga gawang berkebangsaan Belgia ini bermain untuk klub Liga Belgia, Standard Liege. Dengan tubuh menjulang setinggi 2,08 meter, pesepakbola ini dianggap yang paling tinggi di dunia.


2. Yang Changpeng – 205 cm

Pemain Bola Paling Tinggi
 
Saat ini, striker asal China yang pernah dicoba oleh klub Liga Ingris, Bolton Wanderers ini bermain untuk klub Three Gorges Kangtian, China. Pemain ini juga dijuluki sebagai Peter Crouch-nya China.


3. Vanja IveÅ¡a – 205 cm

Pemain Bola Paling Tinggi
 
Kiper Kroasia ini bermain untuk klub Liga Turki, Eskisehirspor.


4. Tor Hogne Aarøy – 204 cm

Pemain Bola Paling Tinggi
 
Tor Hogne Aarøy (lahir 20 Maret 1977) adalah striket Norwegia yang bermain untuk JEF United di Jepang. Sebelum bermain di Negeri Matahari Terbit, pemain jangkung ini bermain di klub Aaslesun FK di Norwegia.


5. Øyvind HoÃ¥s – 203 cm

Pemain Bola Paling Tinggi
 
Striker Norwegia ini bermain di divisi 2 di Norwegia bersama klub Sparta Sarpsborg FK. Dia juga seorang mantan pemain nasional Norwegia untuk usia 21 tahun dan telah dikaitkan dengan Norwich City.
06.46 | 0 komentar

Derby London Utara Terbaik


1. Tottenham Hotspur 3-1 Arsenal (Piala FA, 14 April 1991)

Kedua tim bertemu pada semi-final Piala FA yang digelar di Stadion Wembley. Paul Gascoigne mencetak gol untuk Spurs saat pertandingan baru berjalan lima menit melalui tendangan bebasnya dari jarak 30 meter. Gary Lineker kembali mencetak gol kedua bagi The Lilywhites dan membawa Spurs unggul 2-0. Arsenal sempat membalas melalui Alan Smith sebelum turun minum.
Di babak kedua Lineker mencetak gol dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 untuk Spurs. Kesempatan Arsenal untuk meraih double winner harus pupus dan mereka hanya memenangkan gelar liga di musim itu, sementara Spurs berhasil menjuarai Piala FA sebulan kemudian.

2. Tottenham Hotspur 1-3 Arsenal (Premier League, 5 Mei 1999)

Pada musim ini Arsenal tengah bersaing dengan Manchester United dalam perburuan gelar Liga Inggris. Namun, mereka harus menghadapi pertandingan berat melawan Tottenham Hotspur di White Hart Lane. Arsenal memimpin 2-0 melalui gol Emmanuel Petit kemudian disusul oleh gol Nicolas Anelka. Spurs sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui Darren Anderton.
Namun, Kanu berhasil mencetak gol ketiga bagi The Gunners dan membawa Arsenal memenangi duel dengan skor 3-1. Harapan Arsenal untuk menjadi juara liga harus pupus setelah kalah dari Leeds United, sementara The Red Devils berhasil mengatasi Spurs dan menjadi juara liga musim itu.
3. Tottenham Hotspur 2-2 Arsenal (Premier League, 25 April 2004)

Arsenal tak terkalahkan di Premier League dan hanya perlu mendapatkan satu poin untuk memastikan gelar juara. The Gunners sempat unggul 2-0 lebih dulu berkat gol Patrick Vieira dan Robert Pires. Kemenangan tampaknya akan didapat oleh pasukan Arsene Wenger, namun Spurs mampu bangkit dan membuyarkan kemenangan Arsenal.
Di babak kedua Jamie Redknapp berhasil mencetak gol dari jarak jauh untuk membuat The Lilywhites merubah kedudukan menjadi 1-2. Pada menit ke-90 tendangan Robbie Keane membuat Spurs berhasil menyamakan skor menjadi 2-2. Namun, hasil tersebut tidak mampu menahan Arsenal untuk keluar sebagai juara Liga Inggris di markas rival mereka itu.

4. Tottenham Hotspur 4-5 Arsenal (Premier League, 13 November 2004)

Total tercipta sembilan gol dalam pertandingan ini dan menjadi laga derby London utara dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah. Di babak pertama Noureddine Naybet berhasil menciptakan dua gol dalam laga tersebut. Namun, Thierry Henry berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Di babak kedua penalti Lauren dan gol dari Patrick Viera membuat Arsenal membalikan keadaan. Freddie Ljunberg berhasil mencetak gol bagi The Gunners yang kemudian dibalas oleh Tottenham melalui Ledley King. Gol dari Freddie Kanoute tak mampu membawa Spurs menyamakan kedudukan.

5. Tottenham Hotspur 5-1 Arsenal (Piala Liga, 22 Januari 2008)

Kedua tim saling berhadapan di leg kedua semi-final Piala Liga setelah hanya bermain imbang 1-1 di Emirates Stadium. Tottenham sempat memimpin lebih dulu memimpin di paruh pertama dengan skor 2-0 melalui gol Jermaine Jenas dan gol bunuh diri Nicklas Bendtner.
Di paruh kedua Spurs berhasil mencetak dua gol lagi yang masing-masing diciptakan oleh Robbie Keane dan Aaron Lennon. Arsenal membalas melalui Emmanuel Adebayor dan merupakan satu-satunya gol The Gunners dalam pertandingan itu. Steed Malbranque membuat Arsenal semakin terpuruk dengan mencetak gol kelima bagi Spurs di masa injury time untuk membawa Tottenham ke final Piala Liga 2008 dengan keunggulan agregat 6-2. Spurs pun berhasil menjuarai Piala Liga.

6. Arsenal 4-4 Tottenham Hotspur (Premier League, 29 Oktober 2008)

Tottenham Hotspur tengah dalam zona bahaya musim ini dan harus menghadapi tetangga sekota mereka, Arsenal. Dalam pertandingan itu Tottenham unggul lebih dulu melalui gol David Bentley yang dinobatkan sebagai gol terbaik derby London Utara sepanjang masa. Ia melakukan tendangan voli yang memutar dari jarak 35 yard.
Arsenal bangkit dan membalikkan keadaan melalui tiga gol yang masing-masing dicetak oleh William Gallas, Emmanuel Adebayor, dan Mikael Silvestre. Namun, The Lilywhites berhasil mencetak tiga gol untuk membuat kedudukan akhir imbang 4-4 melalui dua gol Jermain Jenas dan satu Aaron Lennon serta menyelamatkan Tottenham dari kekalahan.

7. Arsenal 2-3 Tottenham Hotspur (Premier League, 20 November 2010)

Tottenham baru saja memenangi laga di Liga Champions melawan Inter Milan di White Hart Lane. Mereka pun tampil percaya diri saat akan bertandang ke Emirates Stadium melawan Arsenal. Tottenham sempat tertinggal melalui dua gol yang diciptakan masing-masing oleh Maroune Chamakh dan Samir Nasri.
Namun, di babak kedua pasukan Harry Redknapp mengamuk dan berhasil melesakkan tiga gol melalui Gareth Bale dan penalti Rafael van der Vart. Lima menit sebelum bubaran, Younes Kaboul mencetak gol penutup Spurs dan membawa timnya mengakhiri rekor 17 tahun tak pernah menang di Emirates Stadium.
Saking kesalnya dengan comeback Spurs, Arsene Wenger membanting botol minumannya.

8. Tottenham Hotspur 2-1 Arsenal (Premier League, 2 Oktober 2011)

Spurs kedatangan dua pemain baru Scott Parker dan Emmanuel Adebayor. Dalam pertandingan ini Rafael van der Vart berhasil mencetak gol ke-1000 untuk The Lilywhites dalam sejarah klub lima menit sebelum babak pertama berakhir.
Kyle Walker berhasil mencetak gol kedua bagi Spurs melalui tendangan jarak jauhnya. Spurs berada di peringkat ketiga klasemen sementara saat ini dan tengah bersaing dalam perburuan gelar juara Liga Inggris.

9. Arsenal 5-2 Tottenham Hotspur (Premier League, 26 Februari 2012)

Spurs sempat tampil mengesankan setelah lebih dulu unggul dua gol melaui Louis Saha dan penalti mantan pemain Arsenal Emmanuel Adebayor. Namun, The Gunners berhasil menyamakan kedudukan saat Bacary Sagna dan Robin van Persie mencetak masing-masing satu gol.
Di babak kedua Arsenal semakin memperlebar jarak melalui aksi Tomas Rosicky dan Theo Walcott yang berhasil menciptakan tiga gol untuk membawa Arsenal meraih kemenangan 5-2.

10. Arsenal 5-2 Tottenham Hotspur (Premier League, 17 November 2012)

Ambisi pasukan Andre Villas-Boas untuk membalas kekalahan 5-2 musim lalu pada derby London Utara belum bisa terealisasi. Tottenham justru kembali harus menerima kekalahan dengan skor yang sama. Emmanuel Adebayor membuka keunggulan Spurs saat laga baru berjalan sepuluh menit.
Namun, pada menit ke-18 ia harus diusir keluar lapangan karena melakukan tekel keras terhadap Santi Cazorla. Unggul jumlah pemain mampu dimanfaatkan oleh The Gunners yang langsung membalas dengan empat gol beruntun. Gol-gol tersebut dibukukan Per Mertesacker, Lukas Podolski, Olivier Giroud, dan Santi Cazorla. Gareth Bale sempat memperkecil ketertinggalan, namun Arsenal mampu menambah satu gol lagi melalui Theo Walcott.

06.40 | 0 komentar

Sejarah El Classico


El Clasico dalam bahasa disebut Inggris The Classic dan dalam bahasa Indonesia berarti klasik adalah derby yang mempertemukan dua klub raksasa Spanyol yaitu Real Madrid dan FC Barcelona menurut situs wikipedia El Clasico edisi pertama terjadi pada 17 Februari 1929 dimana tim tamu Real Madrid unggul tipis 1-2.

Namun pada beberapa sumber yang lain disebutkan bahwa El Clasico pertama kali berlangsung pada sebuah turnamen mini yang diselenggarakan untuk memperingati penobatan Raja Alfonso XII pada tahun 1902. Dimana pada saat itu cerita - cerita politik yang berpengaruh sangat kuat

Cerita politik ini diteruskan oleh seorang Pemimpin Spanyol Francisco Franco pada tahun 1934. Franaco adalah diktator fasis yang merebut kekuasaan di Spanyol setelah kaum nasionalis dengan bantuan Fasis Italia mengalahkan kaum Republikan dengan bantuan komunis Uni Sovyet dalam sebuah perang saudara di Spanyol.Pada masa kepemimpinannya franco begitu menyiksa warga catalan karena warga catalan belum dengan tulus menjadi bagian dari Negara Spanyol. Barcelona yang notabenya  ibukota provinsi Catalonia menjadi tempat berkumpul bagi orang - orang Catalan dimana pada saat itu  Franco melarang penggunaan bahasa Catalan. Hal ini membuat Franco geram.Dilapangan sendiri terlihat jelas bahwa Franco lebih mendukung Madrid yang merupakan pusat peradaban dari Spanyol. 

Jadi El Clasico sendiri bukan hanya duel antara Madrid dan Barca semata namun menjadi semacam perlawanan bangsa Catalan terhadap sang Jenderal.

Tak sampai disitu rivalitas mereka terjadi dalam bursa transfer, pada tahun 1950 kedua tim bertarung untuk memperebutkan satu pemain yaitu Di Stefano. Perebutan itu sendiri dimenangkan Madrid dengan bantuan Franco dan hal itu tentu membuat publik Catalan semakin meradang. Mulai sejak itu rivalitas barcelona dan real madrid terus terjadi, baik di dalam pertandingan, maupun bursa transfer pemain. Kedua klub ini saling merebut pemain. Bahakn penduduk spanyolpun terpecah dalam hal sebagai pendukung kedua klub ini.

Bicara rekor pertemuan antara Barca dan Real Madrid tentu punya catatan yang panjang. Meski demikian, secara total Madrid masih lebih unggul dari Barcelona. Dalam 159 laga yang telah dijalani kedua tim, Madrid berhasil menang 68 kali. Sementara El Barca hanya mengoleksi 60 kemenangan, sedangkan 31 laga sisanya berakhir dengan hasil imbang. Nama-nama bintang seperti Bernd Schuster, Michael Laudrup, Luis Figo, Luis Enrique hingga Ronaldo, semuanya pernah merasakan tinggal di dua klub tersebut. Mereka merasakan kerasnya bermain di El Clasico. Figo pernah dilempar kepala babi dalam sebuah pertandingan, oleh pendukung Barcelona yang marah dengan keputusan Figo menyebrang ke Madrid dari Barcelona.


Berikut ini rekor pertemuan EL Clasico :

LA LIGA :
Real Madrid wins = 68
FC Barcelona wins = 63
 DRAW = 31
Real Madrid goals = 259
Barcelona goals = 253
Total matches = 162
SKOR TERBESAR
3 FEBRUARI 1942  Real Madrid FC VS Barcelona = 11 - 1

COPA DEL REY
Real Madrid wins = 10
 Barcelona wins = 14
DRAW = 5
Real Madrid goals=56
Barcelona goals = 59
Total matches =29
SKOR TERBEAR
semifinal 1916
1st Real Madrid FC Vs Barcelona = 6–6 
2nd Real Madrid FC Vs Barcelona = 4–2 
agrerat (10-8) kemenangan Real Madrid

Spanish Super Cup
Real Madrid wins = 5
Barcelona wins = 3
Draw = 2
Real Madrid goals= 21
 Barcelona goals = 13
Total matches = 10
Skor Terbesar
Tahun 1997-1998
FC Barcelona VsReal Madrid = 2–1 
Real Madrid Vs FC Barcelona =4–1 
Agrerat = 6-2 buat Real Madrid

Liga Champions
Real Madrid wins = 3
Barcelona wins = 2
Draw = 3
Real Madrid goals= 13
 Barcelona goals = 10
Total matches  = 8
Skor Terbesar
Semifinal 1959-1960
Real Madrid FC Vs Barcelona = 3–1
Barcelona Vs Real Madrid = 1–3 

~AW6~



06.23 | 0 komentar

Derby London Utara Terbaik


1. Tottenham Hotspur 3-1 Arsenal (Piala FA, 14 April 1991)
Kedua tim bertemu pada semi-final Piala FA yang digelar di Stadion Wembley. Paul Gascoigne mencetak gol untuk Spurs saat pertandingan baru berjalan lima menit melalui tendangan bebasnya dari jarak 30 meter. Gary Lineker kembali mencetak gol kedua bagi The Lilywhites dan membawa Spurs unggul 2-0. Arsenal sempat membalas melalui Alan Smith sebelum turun minum.
Di babak kedua Lineker mencetak gol dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 untuk Spurs. Kesempatan Arsenal untuk meraih double winner harus pupus dan mereka hanya memenangkan gelar liga di musim itu, sementara Spurs berhasil menjuarai Piala FA sebulan kemudian.

2. Tottenham Hotspur 1-3 Arsenal (Premier League, 5 Mei 1999)
Pada musim ini Arsenal tengah bersaing dengan Manchester United dalam perburuan gelar Liga Inggris. Namun, mereka harus menghadapi pertandingan berat melawan Tottenham Hotspur di White Hart Lane. Arsenal memimpin 2-0 melalui gol Emmanuel Petit kemudian disusul oleh gol Nicolas Anelka. Spurs sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui Darren Anderton.
Namun, Kanu berhasil mencetak gol ketiga bagi The Gunners dan membawa Arsenal memenangi duel dengan skor 3-1. Harapan Arsenal untuk menjadi juara liga harus pupus setelah kalah dari Leeds United, sementara The Red Devils berhasil mengatasi Spurs dan menjadi juara liga musim itu.
3. Tottenham Hotspur 2-2 Arsenal (Premier League, 25 April 2004)
Arsenal tak terkalahkan di Premier League dan hanya perlu mendapatkan satu poin untuk memastikan gelar juara. The Gunners sempat unggul 2-0 lebih dulu berkat gol Patrick Vieira dan Robert Pires. Kemenangan tampaknya akan didapat oleh pasukan Arsene Wenger, namun Spurs mampu bangkit dan membuyarkan kemenangan Arsenal.
Di babak kedua Jamie Redknapp berhasil mencetak gol dari jarak jauh untuk membuat The Lilywhites merubah kedudukan menjadi 1-2. Pada menit ke-90 tendangan Robbie Keane membuat Spurs berhasil menyamakan skor menjadi 2-2. Namun, hasil tersebut tidak mampu menahan Arsenal untuk keluar sebagai juara Liga Inggris di markas rival mereka itu.

4. Tottenham Hotspur 4-5 Arsenal (Premier League, 13 November 2004)
Total tercipta sembilan gol dalam pertandingan ini dan menjadi laga derby London utara dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah. Di babak pertama Noureddine Naybet berhasil menciptakan dua gol dalam laga tersebut. Namun, Thierry Henry berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Di babak kedua penalti Lauren dan gol dari Patrick Viera membuat Arsenal membalikan keadaan. Freddie Ljunberg berhasil mencetak gol bagi The Gunners yang kemudian dibalas oleh Tottenham melalui Ledley King. Gol dari Freddie Kanoute tak mampu membawa Spurs menyamakan kedudukan.

5. Tottenham Hotspur 5-1 Arsenal (Piala Liga, 22 Januari 2008)
Kedua tim saling berhadapan di leg kedua semi-final Piala Liga setelah hanya bermain imbang 1-1 di Emirates Stadium. Tottenham sempat memimpin lebih dulu memimpin di paruh pertama dengan skor 2-0 melalui gol Jermaine Jenas dan gol bunuh diri Nicklas Bendtner.
Di paruh kedua Spurs berhasil mencetak dua gol lagi yang masing-masing diciptakan oleh Robbie Keane dan Aaron Lennon. Arsenal membalas melalui Emmanuel Adebayor dan merupakan satu-satunya gol The Gunners dalam pertandingan itu. Steed Malbranque membuat Arsenal semakin terpuruk dengan mencetak gol kelima bagi Spurs di masa injury time untuk membawa Tottenham ke final Piala Liga 2008 dengan keunggulan agregat 6-2. Spurs pun berhasil menjuarai Piala Liga.

6. Arsenal 4-4 Tottenham Hotspur (Premier League, 29 Oktober 2008)
Tottenham Hotspur tengah dalam zona bahaya musim ini dan harus menghadapi tetangga sekota mereka, Arsenal. Dalam pertandingan itu Tottenham unggul lebih dulu melalui gol David Bentley yang dinobatkan sebagai gol terbaik derby London Utara sepanjang masa. Ia melakukan tendangan voli yang memutar dari jarak 35 yard.
Arsenal bangkit dan membalikkan keadaan melalui tiga gol yang masing-masing dicetak oleh William Gallas, Emmanuel Adebayor, dan Mikael Silvestre. Namun, The Lilywhites berhasil mencetak tiga gol untuk membuat kedudukan akhir imbang 4-4 melalui dua gol Jermain Jenas dan satu Aaron Lennon serta menyelamatkan Tottenham dari kekalahan.

7. Arsenal 2-3 Tottenham Hotspur (Premier League, 20 November 2010)
Tottenham baru saja memenangi laga di Liga Champions melawan Inter Milan di White Hart Lane. Mereka pun tampil percaya diri saat akan bertandang ke Emirates Stadium melawan Arsenal. Tottenham sempat tertinggal melalui dua gol yang diciptakan masing-masing oleh Maroune Chamakh dan Samir Nasri.
Namun, di babak kedua pasukan Harry Redknapp mengamuk dan berhasil melesakkan tiga gol melalui Gareth Bale dan penalti Rafael van der Vart. Lima menit sebelum bubaran, Younes Kaboul mencetak gol penutup Spurs dan membawa timnya mengakhiri rekor 17 tahun tak pernah menang di Emirates Stadium.
Saking kesalnya dengan comeback Spurs, Arsene Wenger membanting botol minumannya.

8. Tottenham Hotspur 2-1 Arsenal (Premier League, 2 Oktober 2011)
Spurs kedatangan dua pemain baru Scott Parker dan Emmanuel Adebayor. Dalam pertandingan ini Rafael van der Vart berhasil mencetak gol ke-1000 untuk The Lilywhites dalam sejarah klub lima menit sebelum babak pertama berakhir.
Kyle Walker berhasil mencetak gol kedua bagi Spurs melalui tendangan jarak jauhnya. Spurs berada di peringkat ketiga klasemen sementara saat ini dan tengah bersaing dalam perburuan gelar juara Liga Inggris.

9. Arsenal 5-2 Tottenham Hotspur (Premier League, 26 Februari 2012)
Spurs sempat tampil mengesankan setelah lebih dulu unggul dua gol melaui Louis Saha dan penalti mantan pemain Arsenal Emmanuel Adebayor. Namun, The Gunners berhasil menyamakan kedudukan saat Bacary Sagna dan Robin van Persie mencetak masing-masing satu gol.
Di babak kedua Arsenal semakin memperlebar jarak melalui aksi Tomas Rosicky dan Theo Walcott yang berhasil menciptakan tiga gol untuk membawa Arsenal meraih kemenangan 5-2.

10. Arsenal 5-2 Tottenham Hotspur (Premier League, 17 November 2012)
Ambisi pasukan Andre Villas-Boas untuk membalas kekalahan 5-2 musim lalu pada derby London Utara belum bisa terealisasi. Tottenham justru kembali harus menerima kekalahan dengan skor yang sama. Emmanuel Adebayor membuka keunggulan Spurs saat laga baru berjalan sepuluh menit.
Namun, pada menit ke-18 ia harus diusir keluar lapangan karena melakukan tekel keras terhadap Santi Cazorla. Unggul jumlah pemain mampu dimanfaatkan oleh The Gunners yang langsung membalas dengan empat gol beruntun. Gol-gol tersebut dibukukan Per Mertesacker, Lukas Podolski, Olivier Giroud, dan Santi Cazorla. Gareth Bale sempat memperkecil ketertinggalan, namun Arsenal mampu menambah satu gol lagi melalui Theo Walcott.
06.20 | 0 komentar

Welcome Guys

Categories